Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Kultum - Puasa Bukan Sekadar Menahan Lapar, Tapi Juga Menjaga Akhlak


Muwatha' Malik No.602:

حَدَّثَنِي عَنْ مَالِك عَنْ أَبِي الزِّنَادِ عَنْ الْأَعْرَجِ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ الصِّيَامُ جُنَّةٌ فَإِذَا كَانَ أَحَدُكُمْ صَائِمًا فَلَا يَرْفُثْ وَلَا يَجْهَلْ فَإِنْ امْرُؤٌ قَاتَلَهُ أَوْ شَاتَمَهُ فَلْيَقُلْ إِنِّي صَائِمٌ إِنِّي صَائِمٌ

Dari Malik, dari Abu Zinad, dari Al-A‘raj, dari Abu Hurairah, bahwa Rasulullah Saw bersabda:  "Puasa adalah perisai. Maka apabila salah seorang di antara kalian sedang berpuasa, janganlah ia berkata kotor dan janganlah ia berlaku bodoh. Jika seseorang memeranginya atau mencacinya, hendaklah ia mengatakan: 'Sesungguhnya aku sedang berpuasa, sesungguhnya aku sedang berpuasa.'"


Dari hadis di atas, ada dua hal yang harus dihindari bagi orang yang berpuasa:

1. Berkata kotor
Yaitu seperti suka mencaci, dll. orang suka mencaci biasanya:

"Mulutnya kayak radio rusak, suaranya nyaring dan isinya bikin kepala pusing."

"Ngomongnya pedes banget, cabe rawit aja minder kalau dibandingin."

"Mulutnya lebih tajam dari silet, bedanya silet cuma bikin luka luar, dia bikin luka batin."

2. Bertindak bodoh
Yaitu seperti bertengkar dll. Orang yang suka bertengkar biasanya:

"Dia kalau ada masalah, bukannya nyari solusi, tapi malah ngajak berkelahi."

"Orang lain sibuk cari duit, dia sibuk cari ribut."

"Orang lain bangun tidur nyari sarapan, dia bangun tidur nyari lawan."

"Buat dia, ngalah itu haram, tapi nyari ribut itu sunah."

"Banyak orang pengen hidup tentrem, dia malah sukanya berantem."

=================

Ingat, Orang yang suka menghina dan bertengkar biasanya akan cepat mati kenapa?

Muka Cepat Keriput, tiap hari cemberut, karena suka ribut dan mulutnya kayak parut.

Jantungnya pun harus Kerja Lembur. Saking seringnya emosi, jantungnya nggak pernah libur.

Kemudian kena serangan jantung, kehidupannya pun berubah jadi buntung.

Setelah itu Mati Rasa, kebanyakan nyinyir, senyum aja udah lupa caranya.

Akhirnya Mati Suri, katanya hidup tapi gak bisa makan nasi.

Makanya hati-hati, jangan sampai suka menghina dan cari ribut sama orang.

Hadis ini juga mengajarkan bahwa puasa itu ada dua kewajiban yaitu puasa fisik (menahan lapar dan nafsu) dan puasa emosional (menahan amarah).

Ada Kaidah ushul fiqih yang menyatakan:

النهي يقتضي التحريم
Larangan menunjukkan keharaman

Dalam hadis, Rasulullah Saw bersabda:  

فَلَا يَرْفُثْ وَلَا يَجْهَلْ
Maka janganlah ia berkata kotor dan jangan berbuat kebodohan.

Berdasarkan kaidah ushul fiqih , larangan ini menunjukkan bahwa berkata kotor (rafats) dan berbuat kebodohan (jahl) saat berpuasa bukan sekadar makruh, tetapi haram, karena dapat merusak kesempurnaan ibadah puasa.  

Namun, dalam beberapa kondisi, sebagian ulama bisa menafsirkannya sebagai makruh tahrimi, tergantung pada dalil lain yang menguatkannya.

Kewajiban meninggalkan berkata kotor dan bertindak bodoh karena mengurangi kesempurnaan puasa juga didukung kaidah berikut:
ما لا يتم الواجب إلا به فهو واجب
Sesuatu yang menjadi penyempurna kewajiban, hukumnya juga wajib

Kesempurnaan puasa tidak hanya dengan menahan diri dari makan dan minum, tetapi juga dari akhlak buruk. Karena itu, menjaga lisan dan sikap selama puasa menjadi bagian dari kewajiban.

Semoga bermanfaat.